Jumat, 23 Maret 2012

HARI KARTINI


AMANAT PEMBINA UPACARA
KAMIS, 21 APRIL 2011

      MENCONTOH         PERJUANGAN AJENG KARTINI
  OLEH : Ibu Siti Muzazanah, S.Ag.




Setiap tanggal 21 April bangsa kita selalu mengenang perjuangan RA Kartini yang menjadi Salah satu tokoh yang dikenal sebagai pejuang emansipasi wanita. Gerakan emansipasi telah berjasa besar dalam menghantarkan kaum wanita Indonesia menuju kehormatan hak-hak keadilan realita ditengah-tengah kehidupan modern ini, wanita tidak lagi dipandang sebelah mata, lebih dihargai dan dihormati. Saat ini banyak wanita dalam meniti karier, pendidikan bahkan jabatan melebihi kaum pria.Wanita sekarang ada yang menjadi menteri, presiden bahkan direktur bank dunia.
Bahkan kalau kita menengok dari  sejarah masa lalu, sejarah kepemimpinan wanita, sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit, dimana Ratu Tribuana Tungga Dewi memerintah kerajaan Majapahit. Di zaman perjuangan ada  Cut Meutia dan Cut Nyak Dhien dari Aceh, ada Cristina Martha Tiahau dari Maluku dan tokoh yang lainnya. Sedangkan di zaman Rasulullah ada Siti Khatijah, Aisyah dan Fatimatuzzahra.
Sebuah negara yang tidak memiliki kaum perempuan yang terdidik, bermoral dan terlatih dapat diibaratkan seperti manusia yang hanya melatih satu tangannya saja untuk beraktifitas, ia tidak mampu memanfaatkan kedua tangannya untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupannya. Peran wanita dalam suatu negara menjadi sangat penting karena perempuan adalah pencetak generasi penerus bangsa sekaligus orang pertama pendidik tunas – tunas bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas dan mandiri.
Maka dari itu kalian jangan hanya lulus SMK saja, kalau bisa dilanjutkan dibangku kuliah dan raihlah cita-citamu setinggi mungkin atau buatlah lapangan kerja bukan menjadi pekerja guna bersaing di era perdagangan bebas saat ini.
Sedangkan Untuk anak  MTs yang kini telah menghadapi persiapan UN, kalian jangan lulus MTs saja apalagi langsung menikah, lanjutkan kembali ke jenjang yang lebih tinggi, di sinikan sudah ada SMK yang berkualitas dan MA baru, di mana letaknya yang dekat, biaya ringan dan kualitasnya yang melebihi sekolah – sekolah di sekitar kita.



(MS. redaksi mading MTs Sholihiyyah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar